Daging Hewan Aqiqah Sebaiknya Mentah atau Matang ?
Kebanyakan ulama berpendapat bahwa daging hewan akikah sebaiknya dibagikan dalam keadaan sudah dimasak dibanding dibagikan dalam keadaan masih mentah. Boleh dibagikan dalam keadaan masih mentah, namun lebih baik dibagikan ketika sudah dimasak, kemudian diantarkan ke rumah kerabat, tetangga dan lainnya atau mengundang mereka ke rumah untuk makan bersama.
Daging hewan akikah sebaiknya dimasak dengan rasa manis. Pendapat ini diikuti sebagian besar ulama. Mereka mengatakan bahwa daging hewan Aqiqah sebaiknya dimasak dengan rasa manis dengan harapan agar akhlak anak yang sedang diakikahi tersebut ikut manis dan baik. Selain itu, Nabi Saw. menyukai madu dan masakan yang manis.
Dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhari dari Sayidah Aisyah, dia berkata;
كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يحب الحلواء والعسل
“Nabi Saw. senang makanan manis dan madu.”
Melalui hadis ini kebanyakan ulama berkesimpulan bahwa sebaiknya daging hewan akikah dimasak dengan rasa manis, selain dengan harapan agar akhlak anak yang diakikahi manis dan baik, juga agar dapat mengikuti kesenangan Nabi Muhammad Saw yaitu makan makanan yang manis.
Wallahu A'lam Bishawab...

Post a Comment for "Daging Hewan Aqiqah Sebaiknya Mentah atau Matang ?"