Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Idola Terbaik

Setiap generasi pasti ada yang menjadi idola. Di generasi kita saat ini, yang menjadi idola, kebanyakan hanya mengandalkan ketenaran, rupawan, atau kekayaan. Tidak melihat dan memikirkan apakah layak atau tidak dari sisi Agama.

Maka Sebagai orang tua yang baik kita harus benar memahamkan kepada anak anak kita terkiat idola, sehingga tidak salah dalam menjadikan sesorang sebagai idolanya, karena jika sesorang sudah mengidolakan sesorang dia akan begitu memujanya, akan timbul cinta kepada sang idola, bahagia jika disebut nama dan tentangnya dan tentunya ada kerinduan untuk bertemu dengan sang idola.

Bisa kita bayangkan jika kita sebagai orang tua tidak mengarahkan mereka siapa yang layak dan pantas untuk diidolakan, bisa kita melihat generasi muda muslim dan muslimah zaman sekarang yang tidak sedikit diantara mereka mengidolakan orang orang salah, misalakan mengidolakan seseorang padahal yang di idolakan orang kafir dan mengidolakan pelaku maksiat.

Kalau kita ingin mengidolakan sesorang dari keelokan rupanya maka kita akan mendapati bahwa Nabi ‎ﷺ adalah orang yang tampan, sebagaimana banyak dari shabat Nabi ‎ﷺ sperti bara’ bin Azib, anas bin malik , jabir bin samuroh dan sahabat yang lainnya tatkala mensifati tentang fisik Rasulullah mereka mengatakan :

‎ما رأيت شيئًا أحسن من رسول الله ﷺ

“ aku ( bara’ bin Azib ) tidak pernah melihat seseorang yang lebih rupawan di bandingkan dengan Rasulullah ‎ﷺ “
Dan masih banyak hadits lain yang menunjukkan bahwa Nabi dari sisi fisik sangat tampan, dari sisi ini kita layak untuk mengidolakan Nabi.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah manusia yang sempurna. Keindahan perangainya berbanding lurus dengan keelokan fisik tubuhnya. Wajahnya sangat tampan melebihi ketampanan manusia mana pun, bahkan dibandingkan dengan Nabi Yusuf ‘alaihis salam sekalipun. Allah menganugerahi Nabi keindahan seutuhnya, tidak dibagi dengan yang lain. Berbeda dengan keindahan yang diberikan Allah untuk Nabi Yusuf ‘alaihis salam, beliau hanya menerima separuh keindahan dan separuh yang lain dibagi untuk makhluk di seluruh penjuru dunia. Al-Syaikh al-Imam al-Bushiri dalam Sya’ir, al-Burdah mengatakan:

 فَهُوَ الَّذِيْ تَمَّ مَعْنَاهُ وَصُوْرَتُهُ  *  ثُمَّ اصْطَفَاهُ حَبِيْباً بَارِئُ النَّسَمِ مُنَزَّهٌ عَنْ شَرِيْكٍ فِيْ مَحَاسِنِهِ  *  فَجَوْهَرُ الْحُسْنِ فِيْهِ غَيْرُ مُنْقَسِمِ 
“Ia (Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam) sempurna perangai dan rupanya. Allah sang maha pencipta memilihnya sebagai kekasih. Keindahannya tiada yang dapat menandingi. Keindahan dalam sosoknya tidaklah terbagi dengan yang lain”. Perawakan Rasulullah sedang, tidak terlalu pendek, tidak pula terlampau tinggi. Rambutnya ikal bergelombang, tidak keriting bergulung dan tidak pula lurus kaku. Badannya gempal tidak terlampau gemuk, dagunya tidak lancip. Wajahnya dengan bentuk yang agak bundar merupakan yang paling tampan di antara manusia sejagat raya. Kulitnya putih kemerah- merahan.

Matanya hitam pekat. kedua bulu matanya memanjang tidak saling menempel, sehingga tampak indah sempurna. Ia lebih sering memandang ke arah bawah dari pada ke atas, menggambarkan sosok yang sangat tawadlu’ dan khusyu’. Kepala dan jidatnya lebar. Hidungnya mancung. Mulutnya lebar dan wangi. Gigi serinya renggang. Saat berbicara, tampak ada cahaya yang memancar keluar di antara kedua gigi serinya. Pipinya lebar dan tidak tampak menjulur tulangnya. Lehernya bak lukisan yang elok nan indah, bersih jernih layaknya warna perak.

Bahunya bidang. Bulunya yang lebat memanjang dari dada sampai ke pusat. Tapak tangan dan kakinya tebal dan halus. Laju langkahnya cepat dan tegap. Saat menoleh, seluruh badannya ikut menoleh, menunjukan pribadi yang menghargai siapa pun. Di antara kedua bahunya terdapat khatam al-nubuwwah (tanda kenabian).  Perangainya amat lembut dan ramah. Sosoknya begitu berwibawa. Pasang mata yang melihatnya, pastilah akan langsung menaruh hormat padanya, meski baru pertama kali memandangnya. Siapa pun yang berkumpul dan mengenalinya, ia akan mencintainya. Keringatnya putih bersih mengkilap bagaikan mutiara. Baunya yang sangat harum hingga Ummu Sulaim menjadikannya sebagai parfum. Sungguh aku bersumpah tiada parfum yang lebih wangi dari keringatnya.

Al-Hafizh al-‘Iraqi mengatakan: 
يَقُوْلُ مَنْ يَنْعَتُهُ مَا قَبْلَهُ     *    أَوْ بَعْدَهُ رَأَيْتُ قَطُّ مِثْلَهُ 
“Siapa pun yang mendeskripsikan sosoknya, pastilah berkata, ‘Belum pernah aku melihat sosok sesempurna Rasulullah’.” (M. Mubasysyarum Bih) 

Referensi: Syaikh Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki, Muhammad Rasulullah al-Insan al-Kamil, hal. 15; Syaikh Sulaiman al-Jamal, Al-Mawahib al-Muhammadiyyah, Juz 1, hal. 58; dan al-Hafizh al-‘Iraqi, al-Fiyyah al-Sirah al-Nabawiyyah, hal.17.

Bagaimana dengan ibadahnya yang sangat luar biasa dari satu jenis ibadah saja sudah sangat luar biasa misalnya dari sisi shalat malamnya , dalam banyak hadits disebutkan bahwa ia shalat sampai kakinya bengkak lama berdiri shalat :

"bahwa Nabi biasa shalat malam yang membuat kedua kakinya bengkak, lalu berkata kepada nabi: apakah perlu memaksakan hal ini? Sementara Anda telah diampuni dari dosa masa lalu dan masa depan. Kemudian Nabi menjawab: Maukah aku menjadi hamba-Nya yang bersyukur. (HR.Muslim)

Keberanian dan kebesaran Nabi tidak diragukan lagi ketika sahabat mundur dalam pertempuran nabi bahkan maju ke arah musuh dan berkata:

ا النبي لا , ا ابن المطلب

"Aku berkata aku adalah seorang nabi, aku bukan pembohong dan aku putra Ibnu Abdul Mutthalib “

Apa yang masih kurang?
Yang membuat kita tidak menanamkan tentang sosok Nabi ‎ﷺ yang mulia ini kepada anak anak kita, sebagaimana orangtunya para sahabat menanamkan kepada anak mereka, orang tuanya para ulama yang menanamkan ini kepada anak mereka pula, terlebih lagi Allah ﷻ telah menyuruh kita agar menjadikan Nabi ‎ﷺ sebagai sosok yang harus kita ikuti, sebagai panutan dan suri tauladan
Sebagaimana firman-Nya :

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا

Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah ‎ﷺ itu suri teladan yang baik bagimu, bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.

Semoga Allah memudahkan kita untuk mengenal sosok mulia ini, dan menjadikannya idola kita, orang yang benar-benar kita cintai bukan hanya secara lisan. semoga kita termasuk orang-orang yang berkumpul bersama Rasulullah di surga yang tertinggi karena Rasulullah pernah bersabda :

“kamu akan dikumpulkan bersama orang-orang yang kamu cintai”

Post a Comment for "Idola Terbaik"