Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengajarkan Anak Berjilbab Sejak Dini?

 

Ayah dan Bunda tentu telah mengetahui tentang hukum dari berjilbab bagi seorang muslimah.

Ya, benar bahwa hukumnya ialah wajib. Hukum ini berlaku ketika anak perempuan telah mencapai masa balignya. Oleh sebab itu, dalam parenting islami, orang tua wajib mengajarkan anak untuk berjilbab. Namun, cara yang orang tua terapkan dalam mengajarkan anaknya untuk berjilbab seringkali belum tepat. Banyak orang tua yang baru mengajarkan anaknya untuk berjilbab ketika mereka sudah tumbuh menjadi dewasa. Apakah hal ini salah? Tentu tidak, tetapi belum tepat.


Alangkah baiknya apabila orang tua mengetahui cara islami untuk mengajarkan anak berjilbab sejak dini sehingga mereka dapat menerapkannya. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta sang anak terhadap jibabnya. Tak hanya itu, sang anak juga dapat mengetahui sedari dini bahwa jilbab ialah salah satu identitas dari seorang muslimah yang harus selalu mereka jaga. Tak hanya sekadar mengajarkan hal itu, orang tua juga harus memiliki kemampuan untuk melatih anak-anaknya berjilbab dalam kesehariannya. Dengan demikian, mereka akan terbiasa memakai jilbab sejak kecil dan kelak ketika mereka sudah dewasa, mereka tidak akan merasa asing lagi dengan jilbab.


Oleh sebab itu Ayah dan Bunda harus tahu cara tepat dalam mengajarkan anak berhijab, berikut ulasan informasinya: 

1. Beri pemahaman

Berikan pemahaman pada anak tentang menutup aurat sebagai perempuan shalilah secara perlahan.

Ceritakan juga berbagai kisah motivasi Islami dalam keutamaan berhijab.

Dan memberi pemahaman pun jangan terlalu berharap ia akan langsung mengerti.

Usianya yang masih dini sebagai orangtua haruslah sabar membimbingnya.

2. Kenalkan pakaian muslimah

Awalnya memang sulit untuk membiasakan mereka berhijab, langkah awalnya dengan memperkenalkan pakaian-pakaian muslimah yaitu memakai baju lengan panjang dan jilbab dalam bepergian keluar rumah.

Jangan lupa untuk memilih pakaian muslimah anak yang model maupun warnanya kesukaan anak. Dan pilihlah berbahan adem dan dingin biar  anak nyaman memakainya. 

3. Berikan contoh

Jika Bunda ingin mengajarkan anak berhijab, maka yang harus Mama lakukan ialah memberi contoh nyata dalam berhijab.

Konsisten dengan apa yang yang diajarkan dan contoh baik harus dilakukan terlebih dahulu oleh Mamanya karena sang anak membutuhkan sosok yang dapat ia jadikan panutan seperti ibunya yang sangat memengaruhi.

4. Tempatkan di lingkungan yang baik

Langkah berikutnya, Bunda harus pilihkan anak pada lingkungan yang baik seperti sekolah, tempat bermain, dan lain-lain.

Lingkungan tersebut yang akan menambah kecintaan mereka terhadap jilbab dan membuatnya termotivasi.

Maka perlahan si Kecil terpengaruh dari penampilan teman-temannya yang berhijab. 

5. Berikan motivasi dan pujian

Ketika anak sudah mulai mengerti dan belajar memakai jilbab, berilah motivasi untuknya agar tetap semangat.

Jangan lupa juga untuk memberinya pujian sebagai tanda penghargaan orangtua kepada anak agar ia merasa bahwa yang mereka lakukan adalah suatu hal baik.

Ada baiknya langkah-langkah di atas bisa diterapkan dalam mengenalkan hijab pada anak sedari kecil.

Semoga bermanfaat. 

Penting

Tanamkan Pada Diri Anak Jangan Keluar Rumah Kecuali Memakai Jilbab

Post a Comment for "Mengajarkan Anak Berjilbab Sejak Dini?"